
Wakaf 100.000 Qur’an Untuk Banten dan Pelosok
Kebutuhan Al qur’an dan pembelajaran Al Qur’an ( mengaji) di banten masih sangat mendesak, terutama di daerah pelosok. "Berdasarkan hasil riset tahun 2020 yang dilakukan LPTQ, warga Banten masih banyak yang belum melek Alquran”. Survey tersebut di lakukan utuk mengukur indikator akhlak warga Banten. Dalam survey tersebut, 12,4% warga Banten belum bisa membaca Al Qur’an. Dari Jumlah tersebut 4,17% sangat buruk, 5,08% buruk, 6,90% sangat kurang dan 10,54% kurang. Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta mengaku khawatir terhadap tingkat kemelekan Al Qur’an penduduk Banten. Ranta berjanji hasil survey ini akan disebarkan ke seluruh kabupaten/kota.
Provinsi Banten memiiki 6.432 pesantren berdasarkan data dari kementrian Agama RI pada tahun ajaran 2020/2021. Data ini mencakup seluruh pesantren di Banten, termasuk pesantren salaf dan pesantren modern. Ribuan santri, baik yang mukim dan non mukim belajar membaca sekaligus menghafal Alquran. Para santri ini pasti membutuhkan Alquran sebagai sarana belajar. Mushaf Alquran pun menjadi kebutuhan mendesak mengingat ketahanannya rata-rata 6-12 bulan. Masih banyak Al Qur’an yang rusak atau hilang halaman, sehingga kebutuhan akan mushaf baru sangat besar.
Kondisi Qur’an banyak yang rusak dan sobek
Kondisi Qur’an banyak yang rusak
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersinergi dengan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten dalam memberdayakan peningkatan mutu intelektual dan ibadah para santri.
Peran FSPP yang strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina umat khususnya kepada generasi islami para santri, sehingga berkemampuan baik dari ilmu agama, dan ilmu teknologi sehingga menjadi manusia yang mempunyai visioner dan mental yang baik.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkolaborasi dengan FSPP Provinsi Banten, BSI Provinsi Banten Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) serta Badan Wakaf Khadimul Ummah meluncurkan Program Wakaf 100.000 Qur’an. Melalui program Wakaf 100.000 Qur’an untuk Banten, di harapkan dapat menyelesaikan hambatan- hambatan yang di hadapi oleh para santri dan masyarakat yang membutuhkan.
Santri penerima wakaf Qur’an
Anak-anak antusias belajar membaca Al Qur’an
Warga penerima wakaf Qur’an
Wakaf Qur’an untuk warga

Ketua Badan Wakaf Khadimul Ummah H. Nana Sujana (tengah) bersama Penasehat Badan Wakaf Khadimul Ummah Dr. H. Fadlillah (kiri) menyerahkan Mushaf Alquran kepada mantan Wali Kota Serang Syafrudin (Foto: Dok. H. Nana Sujana for Ekbisbanten.com).
Penyerahan wakaf Al-Quran dari BWKU kepada PWI Serang Raya
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda yang artinya, Salah satu amal kebaikan yang pahalanya terus terbawa kepada si mayyit sampai ke alam kuburnya adalah sedekah dan mewariskan (mewakafkan) mushaf Al Qur’an.” (HR. Bukhari)
Insya Allah pada setiap huruf yang mereka baca dan hafalkan dari Mushaf Alquran Hafalan, ada aliran pahala jariyah dari para Wakif. Sisihkan rezeki dari harta terbaik untuk berbagi kebaikan yang membuka peluang beramal jariyah ini.